Oleh: Doni Setiyo Ardiyanto, S.Pd.Si Manusia hidup tidak pernah akan menempati ruang dan waktu yang sama. Ruang dan waktu orang di Indonesia dengan Amerika berbeda. Bahkan sayapun tidak pernah menempati ruang dan waktu yang sama. Jikalau bisa pada ruang yang sama pastilah waktunya berbeda, sebab unsur waktu paling tidak bisa dimaju dan dimundurkan. Ruang dan waktu merupakan hal yang sangat berharga. Oleh sebab itu, seberapa jauh kita bisa memanfaatkan ruang dan waktu sebagai kesempatan dalam berfilsafat secara hidup. Tentunya berbeda arti berfilsafat secara hidup dengan filsafat hidup. Berfilsafat secara hidup merupakan kesadaran akan adab terhadap ruang dan waktu. Berfilsafat secara hidup tentunya bebas dari penyakit filsafat, yaitu yang memiliki ciri tidak datang tiba-tiba dan pergi tiba-tiba. Orang berfilsafat merupakan hal yang ringan bahkan saking ringannya bisa di anggap kosong. Orang yang sering berdebat atau bertarung tentang sesuatu hal akan sadar setelah mengeta...